Lemah Wungkuk – Ungkapan
itulah yang dilontarkan oleh Walikota Cirebon Drs. H.A no sutrisno MM.
pada saat kunjungan ke Kelurahan Panjunan RW. 01 dan RW.10 Kecamatan
Lemahwungkuk Kota Cirebon dalam rangka kegiatan rutin di hari Jumat
yaitu Sapa Warga.( 06/09)
Acara Tanya jawab kepada masyarakat
pesisir RW.10 Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk banyak direspon
oleh masyarakat salah satunya adalah berkaitan dengan air PDAM yang
alirannya dirasakan kurang bagus oleh masyarakat padahal masyarakat
sangat membutuhkan. Keluhan masyarakat tersebut langsung direspon oleh
Dirut PDAM Kota Cirebon, Sopyan Satari SE MM menjelaskan, daerah pantai
dan pesisir, termasuk kawasan terjauh dan terpadat, sehingga menjadi
satu konsekuensi jika daerah itu tidak mendapatkan pasokan air sesuai
harapan. Terkait masalah itu, saat ini belum ada solusi terdekat,
kecuali mereka memiliki bak penampung air untuk kebutuhan sehari-hari.
Jika tidak, ujarnya, air akan sulit mengalir di jam sibuk dan jam
tertentu.
Berkaitan dengan saluran yang ditumpuki
oleh sampah, Ketua RW 10 Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk
Kadiro mengatakan bahwa sampah tersebut juga kiriman dari daerah lain
seperti dari Pasar Pagi dan Kali sukalila dan mengalir ke hulu sungai
yang kebetulan hulu sungai berada di daerah tersebut.
Harapan walikota Cirebon Drs H Ano
sutrisno MM kepada masyarakat agar adanya kesadaran dalam menjaga
kebersihan dilingkungannya karena”MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN SAMA DENGAN MENEBAR BENCANA” dan
yang akan merasakan dampaknya adalah masyarakat itu sendiri. Oleh
karena itu marilah mulai dari sekarang kita harus merubah pola pikir
kita dalam menciptakan kebersihan dilingkungan kita, ungkapnya. (06/09)
Puguh